Bhatara Katong Gage: frekuensi meter
Bhatara Katong Gage: frekuensi meter: Frekuensi MeterFrekuensi MeterFrekuensi meter adalah meter yang digunakan untuk mengukurbanyaknya pengulangan gerakan periodik perdetik. Ger...
lanjut ....
Ini menyebabkan gerbang start tertutup dan gerbang stop.terbuka. Tetapi karena gerbang utama tetap terbuka, pulsa dari sumber frekuensi yang tidak diketahui tetap lewat menuju counter. Pulsa selanjutnya dari time base selektor lewat melalui“gerbang stop” yang terbuka ke terminal input set S dari FF2, merubah kembali ke keadaan 1. Input dari terminal Î¥ menjadi nol, dan karenanya gerbang utama menutup penghitungan berhenti. Jadi counter menghitung jumlah pulsa yang lewat gerbang utama pada interval waktu antara dua pulsa yang berturutan dari selector time base. Sebagai contoh, time base dipilih 1 detik, jumlah pulsayang ditunjukkan counter merupakan frekuensi sumber yang tidak diketahui dalam satuan Hz. Peralatan terdiri dari dua gerbang AND dan dua flip-flop, disebut gerbang control flip-flop.Alat ukur frekuensi jenis batang ataulidah bergetarAlat ukur frekuensi lidah getar prinsip kerjanya berdasarkan resonansi mekanis. Jika sederetan kepingan baja yang tipis membentuklidah-lidah getar, masing-masing mempunyai frekuensi getar yang berbeda. Lidah-lidah getar dipasangbersama-sama pada sebuah alas fleksibel yang terpasang pada sebuah jangkar elektromagnit. Kumparan elektromagnet diberi energi listrik dari jala-jala arus bolak-balik yang frekuensinya akan ditentukan, maka salah satu dari lidah-lidah getar akan beresonansi dan memberikan defleksi yang besarbila frekuensi getarnya sama dengan frekuensi medan magnet bolak-balik tersebut.Gambar 8 -1 Kerja frekuensi meter jenis batang getarGambar 8 -2 Prinsip frekuensi meter jenis batang getarBatang yang frekuensi dasarnya sama dengan frekuensi elektromagnet diberi energi, akan membentuk suatu getaran. Getaran batang ini dapat dilihat pada panel alat ukur berupa getaran batang ditunjukkan melalui jendela. Apabilafrekuensi yang diukur berada diantara frekuensi dua batang yang berdekatan, maka kedua batang akan bergetar dan frekuensi jalajala paling dekat pada batang yang bergetar paling tinggi. Frekuensi langsung terbaca dengan melihat skala pada bagian yang paling banyak bergetar (misal 50 Hz). Padalidah getar gaya bekerja berbanding lurus dengan kuadrat fluksi magnet tetap ¢ yang disebabkan oleh magnet permanen dan fluksi arus bolakbalik ¢m sin ωt (pada gambar 8-2). Alat ukur ini mempunyai keuntungan karena konstruksi sederhana dan sangat kokoh, tidak dipengaruhi oleh tegangan atau bentuk gelombang, penunjukannya secara bertangga dalam 0,5 atau 1 Hz. Untuk mempertahankan kalibrasi, syaratnya getaran batang-batang dipertahankan dalam batas-batas yang wajar. Kerugian alat ini penunjukan tidak cepat mengikuti perubahan-perubahan frekuensi. Sehingga alat ukur jenis ini hanya dipergunakan untuk frekuensifrekuensi komersiil.Gambar 8 – 3 . Bentuk frekuensi meter batang getarAlat pengukur frekuensi dari type alat ukur rasioDalam alat ukur frekuensi ini, kumparan-kumparan medan sebagian membentuk dua rangkaianresonansi terpisah. Kumparam medan 1 seri dengan induktor L1 dan kapasitor C1, dan membentuk sebuah rangkaian resonan yang diset ke suatu frekuensi sedikit di bawah skala terendah dari instrumen. Kumparan medan 2 adalah seri dengan induktor L2 dan kapasitor C2, dan membentuk sebuah rangkaian resonan yang diatur pada frekuensi sedikit lebih tinggi dari skala tertinggi instrumen.i1 arus pada M1i2 arus pada M2Konstanta-konstanta rangkaian dipilih sedemikian rupa sehingga menyebabkan arus-arus tersebut mempunyai resonansi masingmasing 42 Hz dan 58 Hz sepertipada gambar 8-4. Rasio dari I1 dan I2 akan berubah secara monoton dengan frekuensifrekuensi di atas dan di bawah 50 Hz.pada pertengahan skala. Kedua kumparan medan disusun seperti pada gambar 8-3 dan dikembalikan ke jala-jala melalui gulungan kumparan yang dapat berputar. Torsi yang berputar sebanding dengan arus yang melalui kumparanputar, arus ini terdiri dari penjumlahan kedua arus kumparan medan. Karena torsi yang dihasilkanoleh kedua arus terhadap kumparan putar berlawanan dan torsi tersebut merupakan fungsi dari frekuensi tegangan yang dimasukkan. Setiap frekuensi yang dimasukkan dalam batas ukur instrumen, membangkitkan torsi yang menyebabkan jarum berada pada posisi yang hasil pengukuran. Torsi pemulih dilengkapi dengan sebuah daun besi kecil yang dipasang pada kumparan yang berputar. Alat ukur ini biasanyaterbatas pada frekuensi jala-jala.Contoh AplikasiPerioda gerbang 1 m detik; 10 m detik, 100 m detik, 1 detik dan 10 detik yangmelengkapi digital counter-time-frequency meter mempuny ai display 3 digit.Perioda gating 10m detik dipilih untuk mengukur frekuensi yang tidakdiketahuidan diperoleh pembacaan 034. Berapakah harga frekuensi ? langkah-langkahapa yang diambil untuk (a) menguji kepercayaan hasilnya ? (b) memperolehhasil yang lebih teliti ?Penyelesaiana. Frekuensi f : N/t = 0,34 / 10 X 10-3= 3400Hz = 3,4KHzb. Untuk menguji hasil, kita harus menggunakan waktu gatingyang lebihrendah, misalnya 1 ms. Bila frekuensi antara 3000 dan 3499 Hzpembacaan akan : 3000 x 1 x 10-3 = 3,499 karena meter mempunyaidisplay 3 digit, dapat memperlihatkan pembacaan 003 pada kedua kasusdiatas.c. Supaya diperoleh hasil yang lebih baik (resolusi yang lebih baik) kita harusmenggunakan waktu gating yang lebih tinggi, misalnya 100m detik.
lanjut ....
Ini menyebabkan gerbang start tertutup dan gerbang stop.terbuka. Tetapi karena gerbang utama tetap terbuka, pulsa dari sumber frekuensi yang tidak diketahui tetap lewat menuju counter. Pulsa selanjutnya dari time base selektor lewat melalui“gerbang stop” yang terbuka ke terminal input set S dari FF2, merubah kembali ke keadaan 1. Input dari terminal Î¥ menjadi nol, dan karenanya gerbang utama menutup penghitungan berhenti. Jadi counter menghitung jumlah pulsa yang lewat gerbang utama pada interval waktu antara dua pulsa yang berturutan dari selector time base. Sebagai contoh, time base dipilih 1 detik, jumlah pulsayang ditunjukkan counter merupakan frekuensi sumber yang tidak diketahui dalam satuan Hz. Peralatan terdiri dari dua gerbang AND dan dua flip-flop, disebut gerbang control flip-flop.Alat ukur frekuensi jenis batang ataulidah bergetarAlat ukur frekuensi lidah getar prinsip kerjanya berdasarkan resonansi mekanis. Jika sederetan kepingan baja yang tipis membentuklidah-lidah getar, masing-masing mempunyai frekuensi getar yang berbeda. Lidah-lidah getar dipasangbersama-sama pada sebuah alas fleksibel yang terpasang pada sebuah jangkar elektromagnit. Kumparan elektromagnet diberi energi listrik dari jala-jala arus bolak-balik yang frekuensinya akan ditentukan, maka salah satu dari lidah-lidah getar akan beresonansi dan memberikan defleksi yang besarbila frekuensi getarnya sama dengan frekuensi medan magnet bolak-balik tersebut.Gambar 8 -1 Kerja frekuensi meter jenis batang getarGambar 8 -2 Prinsip frekuensi meter jenis batang getarBatang yang frekuensi dasarnya sama dengan frekuensi elektromagnet diberi energi, akan membentuk suatu getaran. Getaran batang ini dapat dilihat pada panel alat ukur berupa getaran batang ditunjukkan melalui jendela. Apabilafrekuensi yang diukur berada diantara frekuensi dua batang yang berdekatan, maka kedua batang akan bergetar dan frekuensi jalajala paling dekat pada batang yang bergetar paling tinggi. Frekuensi langsung terbaca dengan melihat skala pada bagian yang paling banyak bergetar (misal 50 Hz). Padalidah getar gaya bekerja berbanding lurus dengan kuadrat fluksi magnet tetap ¢ yang disebabkan oleh magnet permanen dan fluksi arus bolakbalik ¢m sin ωt (pada gambar 8-2). Alat ukur ini mempunyai keuntungan karena konstruksi sederhana dan sangat kokoh, tidak dipengaruhi oleh tegangan atau bentuk gelombang, penunjukannya secara bertangga dalam 0,5 atau 1 Hz. Untuk mempertahankan kalibrasi, syaratnya getaran batang-batang dipertahankan dalam batas-batas yang wajar. Kerugian alat ini penunjukan tidak cepat mengikuti perubahan-perubahan frekuensi. Sehingga alat ukur jenis ini hanya dipergunakan untuk frekuensifrekuensi komersiil.Gambar 8 – 3 . Bentuk frekuensi meter batang getarAlat pengukur frekuensi dari type alat ukur rasioDalam alat ukur frekuensi ini, kumparan-kumparan medan sebagian membentuk dua rangkaianresonansi terpisah. Kumparam medan 1 seri dengan induktor L1 dan kapasitor C1, dan membentuk sebuah rangkaian resonan yang diset ke suatu frekuensi sedikit di bawah skala terendah dari instrumen. Kumparan medan 2 adalah seri dengan induktor L2 dan kapasitor C2, dan membentuk sebuah rangkaian resonan yang diatur pada frekuensi sedikit lebih tinggi dari skala tertinggi instrumen.i1 arus pada M1i2 arus pada M2Konstanta-konstanta rangkaian dipilih sedemikian rupa sehingga menyebabkan arus-arus tersebut mempunyai resonansi masingmasing 42 Hz dan 58 Hz sepertipada gambar 8-4. Rasio dari I1 dan I2 akan berubah secara monoton dengan frekuensifrekuensi di atas dan di bawah 50 Hz.pada pertengahan skala. Kedua kumparan medan disusun seperti pada gambar 8-3 dan dikembalikan ke jala-jala melalui gulungan kumparan yang dapat berputar. Torsi yang berputar sebanding dengan arus yang melalui kumparanputar, arus ini terdiri dari penjumlahan kedua arus kumparan medan. Karena torsi yang dihasilkanoleh kedua arus terhadap kumparan putar berlawanan dan torsi tersebut merupakan fungsi dari frekuensi tegangan yang dimasukkan. Setiap frekuensi yang dimasukkan dalam batas ukur instrumen, membangkitkan torsi yang menyebabkan jarum berada pada posisi yang hasil pengukuran. Torsi pemulih dilengkapi dengan sebuah daun besi kecil yang dipasang pada kumparan yang berputar. Alat ukur ini biasanyaterbatas pada frekuensi jala-jala.Contoh AplikasiPerioda gerbang 1 m detik; 10 m detik, 100 m detik, 1 detik dan 10 detik yangmelengkapi digital counter-time-frequency meter mempuny ai display 3 digit.Perioda gating 10m detik dipilih untuk mengukur frekuensi yang tidakdiketahuidan diperoleh pembacaan 034. Berapakah harga frekuensi ? langkah-langkahapa yang diambil untuk (a) menguji kepercayaan hasilnya ? (b) memperolehhasil yang lebih teliti ?Penyelesaiana. Frekuensi f : N/t = 0,34 / 10 X 10-3= 3400Hz = 3,4KHzb. Untuk menguji hasil, kita harus menggunakan waktu gatingyang lebihrendah, misalnya 1 ms. Bila frekuensi antara 3000 dan 3499 Hzpembacaan akan : 3000 x 1 x 10-3 = 3,499 karena meter mempunyaidisplay 3 digit, dapat memperlihatkan pembacaan 003 pada kedua kasusdiatas.c. Supaya diperoleh hasil yang lebih baik (resolusi yang lebih baik) kita harusmenggunakan waktu gating yang lebih tinggi, misalnya 100m detik.
Komentar
Posting Komentar